IndozBerita - Jakarta - Wajah kolong tol di Kalijodo, Jakarta Utara, kini telah rata dengan tanah dan dihiasi puing-puing berdebu. Bekas lokasi penertiban bedeng liar dan mini bar ini akan dibangun menjadi lahan parkir untuk bus-bus wisata ke RPTRA Kalijodo.
Wali Kota Jakarta Utara, Wahyu Haryadi, mengatakan lahan yang telah dibersihkan dari 150 bedeng liar dan 14 mini bar ini bakal dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat. Lokasi ini nantinya akan menjadi penunjang bagi keberadaan RPTRA Kalijodo, yang lokasinya berseberangan dengan lokasi penertiban.
Baca juga: Warga Kalijodo yang Ditertibkan Ditawari Rusun atau Pulang Kampung
"Lahan parkirnya jadi bukan buat mobil truk, tapi bus-bus pengunjung yang akan berkunjung ke RPTRA Kalijodo," kata Wahyu di lokasi penggusuran di kolong tol Kalijodo tepatnya seberang RPTRA Kalijodo, Jalan Kepanduan I, Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (13/6/2017).
Baca juga: Penertiban Kalijodo, 150 Bedeng Liar dan 14 Mini Bar Disikat
Perlahan tapi pasti, warga membangun bedeng liar dan warung remang-remang di Kalijodo. Bangunan liar itu kian lama kian menjamur meskipun bolak-balik ditertibkan petugas Satpol PP Pemprov DKI Jakarta. Tidak hanya itu, lokasi tersebut juga dijadikan tempat parkir bagi truk-truk.
Baca juga: Jelang Penertiban, Ada Arit Hingga Kondom di Bedeng Kalijodo
Kini, warga tanpa perlawanan rela ditertibkan oleh Pemprov DKI Jakarta. Mereka ditawari solusi untuk menghuni rumah susun atau pulang ke kampung halamannya.
Sumber : Detiknews/POJOKQQ/JADIQQ
